PT Pos Indonesia berangkatkan 1.500 orang mudik gratis ke 10 kota
Merdeka.com - PT Pos Indonesia (Persero), memberangkatkan ratusan warga Jakarta yang mengikuti program mudik gratis dengan bus lebih awal dari jadwal yang seharusnya. Keberangkatan pemudik dilakukan di Kantor Regional IV Pos Indonesia Jakarta, Selasa (12/6/2018).
Ditemui seusai acara, VP Komunikasi Korporasi PT Pos Indonesia (Persero) Genta Sidharta mengatakan, peserta sudah banyak yang berkumpul sejak pukul 05.00 WIB, padahal proses registrasi ulang baru dibuka pukul 06.00 WIB.
"Bahkan sudah ada yang datang dari tadi malam. Pada hari ini kita hanya konfirmasi ulang langsung di sini. Pendaftaran sudah dimulai sejak beberapa hari lalu, ini hanya pendaftaran ulang dan konfirmasi saja," jelas Genta.
Mudik tahun ini, ada sekitar 1.500 orang mengikuti program mudik gratis bersama PT Pos Indonesia. Sebelumnya, pada Senin 11 Juni 2018, perusahaan telah memberangkatkan 514 pemudik ke Solo dan Surabaya dari kantor pusatnya di kawasan Cilaki, Bandung.
Untuk hari ini, perusahaan memberangkatkan peserta sisa dari dua kota, yakni Jakarta dan Surabaya. Para pemudik dari Jakarta akan diberangkatkan menuju 10 kota, yaitu Padang, Palembang, Tasikmalaya, Banjar, Semarang, Purwokerto, Solo, Yogya, Surabaya, dan Jember.
"Kalau di Jakarta ini kita sedia 15 bus dengan total 708 orang yang berangkat. Kalau dari Surabaya, itu 258 orang dengan 10 bus," jelasnya.
Terkait armada bus yang PT Pos sediakan, pihaknya mengikuti prasyarat dari Kementerian BUMN yang mengharuskan kendaraan hasil produksi di atas tahun 2015. Selain itu, para pengemudinya pun dipilih setelah mengikuti serangkaian tes demi menjamin keamanan dan kenyamanan bagi pemudik.
Program mudik gratis kali ini sebenarnya ditujukan untuk para customer, agen-agen perusahaan serta O-Ranger, atau sales marketing PT Pos Indonesia. Namun demikian, peserta mudik gratis ini didominasi oleh masyarakat umum yang memang sangat antusias.
"Malah lebih banyak dari masyarakat umum (pesertanya), sekitar 95 persen. Pegawai Posnya malah sedikit sekali. Hanya untuk bertugas mengawal bus-bus itu saja," tandasnya.
Sumber : Liputan6
Reporter :Maulandy Rizki Bayu Kencana
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya