PT Pindad gandeng Brasil produksi roket anyar
Merdeka.com - Direktur Utama Pindad Abraham Mose bersama dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono melakukan kunjungan ke Brasil pada pekan lalu. Dalam kunjungan ini, perseroan mendapat kepercayaan dari perusahaan asal Brasil, yaitu Avibras Company untuk merakit roket.
Menurutnya, adanya kepercayaan alih teknologi ini menjadikan kekuatan baru bagi Pindad dalam menjadi industri pendukung kemandirian pertahanan Indonesia. Senjata tersebut telah digunakan oleh banyak negara salah satunya Indonesia melalui TNI.
"Karena kebutuhan TNI banyak sekali, apalagi amunisi latihan, arahan Kasad adalah Pindad yang harus mampu buat itu. Jadi longsongnya dari sana, kita isi, kita rakit di Turen (Malang), dipakai TNI," kata Abraham saat berbincang dengan Liputan6.com, Jumat (4/5).
Untuk membawa dan meluncurkan roket ini, dibutuhkan kendaraan khusus (transporter) yang selama ini juga diproduksi Avibras. Ke depan, Pindad juga berencana memproduksi kendaraan peluncur roket tersebut.
"Jadi mulai akhir tahun kita akan asembling roket ini di Turen. Dan kalau ini sudah jalan, kita juga coba masuk untuk buat sendiri transporternya," imbuhnya.
Setiap tahunnya, TNI membutuhkan setidaknya 3.000 roket baik untuk latihan atau untuk pertahanan. Banyaknya kebutuhan inilah yang menjadi alasan Pindad mencoba untuk alih teknologi dengan Brasil.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya