Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PSBB Transisi, 80 Mal di Jakarta Siap Dibuka Besok

PSBB Transisi, 80 Mal di Jakarta Siap Dibuka Besok Mal Grand Indonesia Sepi. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan, persiapan pembukaan mal di Jakarta sudah rampung. Setidaknya 80 pusat perbelanjaan di Jakarta siap beroperasi kembali mulai besok 15 Juni 2020.

"Persiapan pembukaan mall sudah matang, semua sesuai dengan protokol kesehatan yang diminta Pemda DKI Jakarta dan Kementerian Perdagangan, " kata Stefanus kepada merdeka.com, Jakarta, Minggu (14/6).

Dia menjelaskan, mulai besok akan ada sejumlah kebiasaan baru yang diterapkan di mal. Selain menggunakan masker, pengunjung mall wajib mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan mal.

Mulai dari menjaga jarak antar pengunjung, Mencuci tangan sebelum masuk mal di tempat yang telah disediakan di luar mal, lalu pengunjung mal akan diarahkan untuk pengukuran suhu tubuh. Jika pengunjung memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat, maka pengunjung akan diminta menunggu beberapa saat.

Hal ini dilakukan, karena khawatir suhu tubuh yang tinggi karena cuaca di luar yang panas. Jika sudah kembali normal akan dipersilakan masuk ke dalam mall. "Wajib cuci tangan dulu, masuk ke pintu periksa tas dan dan barang bawaan, semua pintu tanpa sentuh," imbuhnya.

Di beberapa mal telah menerapkan sistem digitalisasi, yakni setiap pengunjung akan diminta untuk mengunduh sebuah aplikasi yang akan memudahkan pengunjung dalam menghindari sentuhan. Aplikasi ini juga nantinya akan mendeteksi jumlah pengunjung yang ada di mal, sehingga jika sudah melebihi kapasitas yang ditentukan maka pengunjung yang datang harus menunggu terlebih dahulu.

"Jadi bisa dilihat pengunjung ini ada di dalam mal berapa lama," kata dia.

Transaksi

Terkait pembayaran transaksi, Stefanus meminta pengunjung menggunakan uang elektronik demi dan menggantinya dengan uang digital. Pengunjung juga disarankan untuk melakukan pemesan digital melalui aplikasi.

"Kami menyarankan pengunjung menghindari penggunaan uang cash," kata dia.

Selain itu, pengelola mal juga telah membuat petunjuk arah untuk pengunjung, agar pengunjung berjalan mengikuti arah yang telah ditentukan. "Ini untuk menghindari agar pengunjung tidak berpapasan dan bisa menjaga jarak," kata dia.

Sejumlah poster protokol kesehatan juga telah dipasang, baik di dalam gedung maupun di luar gedung. Dia menambahkan, sejumlah fasilitas di dalam mall diganti dengan untuk meminimalisir sentuhan (touchless), khususnya sarana dan prasarana yang ada di toilet.

Stefanus berharap pengunjung yang masuk bisa mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sehingga dengan pembukaan mall, tidak membuat jumlah kasus baru pasien terjangkit bertambah.

"Diharapkan masyarakat bisa mengikuti protokol kesehatan yang ada agar pandemi ini juga segera berakhir dan kasusnya tidak naik lagi," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP