Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Proyek tak punya rencana matang, utang asing banyak belum cair

Proyek tak punya rencana matang, utang asing banyak belum cair Sofyan Djalil. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pemerintah tengah menyusun program prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2017. Dalam penyusunan tersebut, pemerintah diimbau agar mampu membuat program yang diperkuat dengan aspek keruangan (spasial) yang jelas.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Sofyan Djalil dalam Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Nasional.

Perencanaan dengan aspek spasial yang jelas harus diikuti dengan kesiapan proyek, sebab banyak proyek yang tidak bisa dilaksanakan karena tidak adanya kesiapan lahan. Sehingga pemerintah tidak bisa menarik pinjaman luar negeri meski sudah membayar komitmen fee.

"Aspek spasial yang jelas misalnya di mana lokasinya, sehingga aspek spasial itu kita bisa mengetahui tata ruang yang sesuai dengan program prioritas," kata Menteri Sofyan di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (20/4).

Selain itu, perencanaan aspek spasial juga perlu didiskusikan dengan daerah. Sehingga apapun keputusannya bisa didiskusikan secara intensif agar pengalokasian dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) benar-benar memberikan manfaat.

"Oleh karena itu yang belum siap kita tinggalkan dulu, kita siapkan dulu. Kalau misalnya sudah siap itu yang kita prioritaskan sehingga APBN itu betul-betul memberikan manfaat," jelas Menteri Sofyan.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP