Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Proyek LRT Jabodebek belum jelas, bisa mangkrak seperti MRT

Proyek LRT Jabodebek belum jelas, bisa mangkrak seperti MRT lrt. ©2015 frohsz.de

Merdeka.com - Penyediaan moda transportasi baru yang lebih baik dan mampu memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat masih menjadi prioritas pemerintah. Salah satu kebijakannya adalah dengan pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT).

Pengamat transportasi, Darmaningtyas pesimis pembangunan LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) dapat segera memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat. Sebab, sampai saat ini pemerintah belum menentukan pihak yang akan mendanai proyek tersebut.

"Kalau pembangunan LRT seperti di Palembang dan di Jakarta bisa diprediksi selesai kapan karena jelas didanai oleh siapa. Nah, yang masih menggantung itu LRT Jabodebek, karena sampai sekarang belum jelas pendanaannya. Swasta tidak ada yang mau mendanai pembangunan infrastruktur. Sebab pengembaliannya tidak bisa diprediksi kapan," ujar Darmaningtyas di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin (27/2).

Menurutnya, pemerintah harus cepat mengambil keputusan siapa yang pegang kendali pendanaan LRT Jabodebek tersebut. Sebab, jika tidak, maka ada kemungkinan proyek LRT akan bernasib sama dengan monorail yang mangkrak.

"Pemerintah pusat harus mengambil alih supaya ini tidak boleh ada mangkrak lagi. Jangan sampai terjadi mangkrak kira kira begitu. Kalau diberhentikan terlalu mahal, juga nanti akan bahan lelucon seperti monorail Jakarta. Kita kan menghindari tidak terjadi monorail kedua," jelasnya.

Darmaningtyas menambahkan pembangunan LRT Jabodebek sangat dibutuhkan oleh masyarakat di tengah semakin tingginya kepadatan arus lalu lintas dan angkutan umum yang terbatas. Selain itu, LRT diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat menengah ke atas yang selama ini bekerja ke Jakarta menggunakan mobil.

"Masyarakat masih butuh angkutan lain seperti LRT ini. Penggunaannya juga nanti akan sedikit berbeda dengan KRL. Kalau KRL kelasnya mungkin dari bawah sampai atas, kalau LRT itu paling tidak yang saat ini mereka yang bermobil. Jadi mereka nanti akan meninggalkan mobilnya di stasiun ujung baik di Cibubur, Bogor, Bekasi lalu menggunakan LRT, jadi segmennya menengah ke atas. Selama ini kan KRL tidak menjangkau mereka, kalau LRT pasti akan menjangkau mereka," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP