Proses cerai Bumi Plc dan Bakrie belum tuntas
Merdeka.com - Manajemen PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mengakui belum ada kepastian terkait rencana pemisahan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Saat ini perseroan tengah menjalani proses penyelesaian kerjasama antara BNBR dengan Bumi Plc.
Direktur Keuangan BNBR, Eddy Suparno mengatakan, dengan proses pelepasan saham Bumi Plc di BNBR tersebut, perseroan bakal melunasi keseluruhan saham BUMI yang dimiliki oleh BNBR di Bumi Plc.
"Salah satu sumber pendanaan penyelesaian kerja sama ini melalui divestasi aset serta beberapa sumber lain yang kami jajaki," ujarnya usai konferensi pers BNBR di JS Luwansa, Jakarta, Rabu (12/6).
Sementara untuk total seluruh saham Bumi Plc yang harus dikembalikan oleh Bumi Resources adalah sekitar USD 437 juta. "Jumlah tersebut yang harus diselesaikan secara parsial (terpisah) walaupun pihaknya berencana untuk menyelesaikan secara penuh," jelasnya.
Sedangkan untuk biaya selisih tukar guling saham antara Bumi Resources dengan Bumi Plc adalah sekitar USD 278 juta yang dibayarkan Longhaul Investment. "Itu bukan kami yang membayarnya," tegasnya.
Proses berakhirnya kerja sama ini juga berarti pembubaran dua perusahaan yang menjadi kendaraan bisnis (special purpose vehicle/SPV) yang digunakan oleh Grup Bakrie dan Bumi Plc. "Saat ini kami masih dalam tahap dokumentasi legal," ungkap dia.
Perseroan segera menyelesaikan proses pembubaran SPV ini setelah ada hasil keputusan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bumi Plc yang diharapkan dalam waktu dekat ini. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya