Produsen ponsel minta kejelasan insentif pemerintah
Merdeka.com - Pemerintah diminta untuk memperjelas insentif apa yang akan diberikan kepada investor ponsel di dalam negeri.
"Kami harapkan sebagai produsen lokal insentifnya harus jelas. Sekarang hanya wacana, tapi kita tidak pernah tahu bentuknya seperti apa," ujar Ketua Bidang Teknologi Informasi Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) Usun Pringgodigdo, Jakarta, Kamis (10/4).
Usun mengatakan selama ini pemerintah masih memberlakukan bea masuk atas impor komponen ponsel. Padahal, terdapat 300 lebih komponen yang diperlukan untuk membuat satu unit ponsel dan sebagian besar masih didatangkan dari luar negeri.
"Akibatnya, harga jual ponsel tidak terlalu jauh dengan harga ponsel impor, bahkan lebih mahal," ungkap dia.
Pemerintah sendiri berencana akan menurunkan besaran investasi yang akan diberi insentif berupa pembebasan pajak (tax holiday). Besaran tersebut akan direvisi dari Rp 1 triliun menjadi Rp 500 miliar.
Namun demikian, Usun memandang tax holiday ini belum tentu dapat menarik minat investor. "Kami menilai itu masih tinggi," pungkas dia. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya