Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Produsen BlackBerry harus dipaksa bangun jaringan di Indonesia

Produsen BlackBerry harus dipaksa bangun jaringan di Indonesia Blackberry dan model cantik. ©2012 Merdeka.com/djoko purwanto

Merdeka.com - Pengamat Telekomunikasi Sutikno Teguh mendesak pemerintah segera memerintahkan produsen ponsel pintar Blackberry Research In Motion (RIM), untuk membangun jaringan di dalam negeri. "Gangguan hari ini, kerugiannya sudah banyak. Tidak bisa dihitung secara materi," katanya pada merdeka.com, Rabu (3/10).

Dia mengatakan operator diminta kompak untuk mendesak RIM, membangun jaringannya di dalam negeri. Adanya jaringan di dalam negeri, saat terjadinya gangguan bisa segera di atasi. "Yang rugi bukan hanya operator, tapi masyarakat yang sudah berlangganan paket BlackBerry," katanya.

Sutikno menegaskan RIMba harus minta maaf atas kelalaiannya sehingga membuat pelanggan rugi. Selain itu, perusahaan asal Kanada ini harus memberikan kompensasi langgan selama satu bulan penuh."Walaupun kerusakannya sehari, tapi masyarakat langganan paket per bulan. Dengan asumsi tidak ada gangguan selama satu bulan," katanya.

Dia mengakui saat ini sudah banyak pelanggan Indonesia yang mengeluhkan pelayanan RIM, terutama dalam jaringan. Padahal, perusahaan tersebut mengambil keuntungan yang besar di Indonesia."Operator malahan sangat kecil pendapatannya dari layanan BlackBerry," katanya.

RIM, kata Sutikno, harus dipaksa pada 2012 ini membangun jaringannya didalam negeri."Ini akan memudahkan pemerintah dan operator melakukan audit forensik saat terjadinya gangguan," katanya.

Sepanjang hari ini (3/10), gangguan jaringan data dan internet yang dialami pengguna BlackBerry di Asia Pasifik dan Indonesia pada khususnya. RIM mengaku saat ini tengah melakukan perbaikan jaringan agar masalah segera terselesaikan. (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP