Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden RI ke-7 terpilih, Rupiah perkasa di Rp 11.400 per USD

Presiden RI ke-7 terpilih, Rupiah perkasa di Rp 11.400 per USD Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Rupiah menguat signifikan 0,97 persen pada perdagangan di pasar valuta asing, hari ini, Rabu (23/7) seperti dilansir Bloomberg. Posisinya kini berada di level Rp 11.400 per USD di mana merupakan paling kuat selama dua bulan terakhir.

Terpilihnya Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla kemarin, membuat pasar bergairah. Selain karena kandidat favorit pasar menang, kondisi aman pascapilpres di seluruh Tanah Air juga melegakan dunia.

Analis tidak mempermasalahkan sikap penolakan Capres Prabowo Subianto terhadap hasil pilpres. Itu ditafsirkan sebagai cara lain mengungkapkan kekalahan.

"Sekali pasar menyadari bahwa keputusan tadi malam artinya Prabowo Subianto tidak terpilih, atau itu hanya upaya menanggung malu, maka Rupiah akan terus rally," kata Kepala Peneliti Pasar Finansial Asia Pasifik Rabobank Hong Kong, Michael Every.

Di sisi lain, kurs tengah Bank Indonesia hingga pukul 10.45 WIB, mencatat pula penguatan kendati tak setinggi data di pasar valas, dengan Rupiah menjadi Rp 11.531 per USD, setelah sebelumnya ada di posisi Rp 11.700 per USD.

Di sisi lain, data PT Bank Mandiri Tbk menunjukkan, mereka mematok kurs beli Dolar Amerika Rp 11.468. Sebaliknya, Mandiri melepas Rp 11.682 untuk kurs jual.

Di pasar offshore, pembelian satu bulan mendatang untuk non-deliverable forwards dalam mata uang Rupiah, ikut menguat 0,7 persen, menjadi Rp 11.540 per USD.

Sepanjang 2014, posisi Rupiah terkuat adalah Rp 11.293 per USD, itu terjadi pada 17 Maret lalu ketika Jokowi mengumumkan mandatnya maju menjadi capres PDI Perjuangan. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP