Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Jokowi: Tiap saya ke daerah selalu dikeluhkan mati lampu

Presiden Jokowi: Tiap saya ke daerah selalu dikeluhkan mati lampu Presiden Jokowi. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sering mendapat keluhan soal mati lampu setiap berkunjung ke daerah. Jokowi menegaskan perlunya 'crash program' dalam hal kelistrikan di samping program 35.000 Mega Watt (MW) yang telah dianggap sebagai kebutuhan.

"Setiap saya ke daerah ke provinsi, kabupaten, kota selalu keluhannya adalah kurang listrik, krisis listrik, mati lampu," kata Jokowi setelah meresmikan pengoperasian "Marine Vessel Power Plant" (MVPP) PT PLN (Persero) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, (8/12).

Presiden Jokowi hadir di Pelabuhan PT Indonesia Kendaraan Terminal (PT IKT) di Jalan Sindang Laut Nomor 101 Tanjung Priok, Jakarta Utara dan meninjau kapal pembangkit listrik (Marine Vessel Power Plant) berkapasitas 120 Megawatt.

"Dan ini kita telah pesan lima pembangkit listrik di atas kapal seperti ini, sekarang baru selesai satu nanti enam bulan akan tambah lagi yang semuanya akan kita luncurkan lebih banyak ke wilayah timur (Indonesia)," ujarnya.

Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau dinilainya tepat untuk menggunakan pembangkit listrik di atas kapal tersebut.

"Karena negara kita adalah negara kepulauan kita punya 17.000 pulau saya kira pembangkit listrik di atas kapal seperti ini yang mobile yang bergerak di satu pulau ke pulau lain kemungkinan ini paling tepat untuk Indonesia," tuturnya.

Jokowi juga sempat bertemu dengan pemilik perusahaan MVPP yang berasal dari Turki tersebut untuk lima pesanan kapal serupa berikutnya harus dibangun di Indonesia, apalagi karena ke depan kemungkinan Indonesia akan membutuhkan banyak sekali MVPP.

Presiden memastikan pemilik telah sepakat mereka akan mengerjakan di Indonesia dengan pola joint venture bersama BUMN maupun perusahaan swasta dari Indonesia.

Rencananya Marine Vessel Power Plant dari Tanjung Priok akan diberangkatkan untuk memperkuat kelistrikan di beberapa lokasi di Indonesia, salah satunya di Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara.

Kedua provinsi itu menjadi daerah tujuan pertama karena sudah terhubung dalam sistem interkoneksi kelistrikan 150 kilo Volt.

Marine Vessel Power Plant buatan tahun 2014 disewa oleh PLN selama jangka waktu 5 tahun, dalam rangka memenuhi kebutuhan pembangkit listrik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kapal ini bisa dioperasikan dengan dua bahan bakar yaitu "fuel" jenis 'heavy fuel oil' dan gas.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP