Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Jokowi Ingin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,6 Persen di 2020

Presiden Jokowi Ingin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,6 Persen di 2020 Presiden Jokowi. ©2018 istimewa

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Bogor. Agenda utamanya adalah pembahasan anggaran dan fokus kerja di 2020.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani usai rapat mengatakan, ada beberapa target yang akan ditetapkan untuk 2020, terutama dalam hal makro ekonomi. Seperti salah satunya soal target pertumbuhan ekonomi.

Dalam rapat tersebut, Sri Mulyani mengatakan target pertumbuhan ekonomi yang akan disasar adalah kisaran 5,3 - 5,6 persen.

"Untuk awal ini kita berasumsi pertumbuhan ekonomi akan berkisar 5,3 - 5,6 persen, namun Presiden berharap kita bisa pacu sampai 5,6 persen," kata Sri Mulyani di Istana Bogor, Selasa (23/4).

Selain itu, asumsi dasar soal inflasi, rencananya akan ditetapkan di kisaran 2-4 persen dan suku bunga kisaran 5-5,3 persen. Sementara untuk nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS atau USD akan berada di kisaran 14.000.

Mengenai harga minyak dunia, dalam rapat tersebut asumsi awal untuk 2020 yaitu USD 60-70 per barel. "Kalau dari sisi pertumbuhan komposisi agregrat demand tentu masih akan tetap konsumsi ada di sekitar 5,2 persen," tambah Sri Mulyani.

Kemudian dalam hal investasi, pada 2020 diharapkan tumbuh mendekati pertumbuhan ekonomi (5,6 persen). Meski begitu Presiden Jokowi berharap bisa mendekati 7,5 persen. Untuk pertumbuhan ekspor diperkirakan tetap memiliki momentum tumbuh di sekitar 7 persen dengan impor tetap terjaga di 6 persen.

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP