Presiden Jokowi: Indonesia belum terbebas dari kemiskinan
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan, selama 69 tahun merdeka, Indonesia belum terbebas sepenuhnya dari kemiskinan. Indonesia masih tertinggal dengan negara-negara maju di dunia.
Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi saat memberi kata sambutan dalam acara 'Napak Tilas 60 tahun Konferensi Asia Afrika' di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/4).
Presiden Jokowi mengakui permasalahan ini bukan hanya terjadi di Indonesia, namun, juga di sejumlah negara sahabat di benua Asia dan Afrika. "Indonesia dengan penduduk 250 juta orang belum terbebas dari kemiskinan, kita masih tertinggal dengan negara maju," ujarnya.
Maka dari itu, Presiden Jokowi meminta semua negara peserta Konferensi Asia Afrika dapat bekerja sama membangun perekonomian dan perdagangan. Di mana tujuannya akhir tentunya ialah peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kita bahu membahu bekerja sama dalam ekonomi dan perdagangan," tuturnya.
Seperti diketahui, jurang antara si kaya dan si miskin nampak jelas di depan mata. Potret kemiskinan menghiasi wajah kota besar termasuk ibu kota Jakarta. Orang miskin tidak hanya di pedalaman atau pedesaan saja, justru lebih banyak ditemukan di kota besar.
Mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Keuangan, dan Industri era Presiden Megawati, Kwik Kian Gie angkat bicara soal makin kronisnya tingkat kemiskinan di Indonesia. Kesenjangan sosial antara orang kaya dan miskin membuat miris.
"Kalau kita masuk ke dalam daerah-daerah yang dinamakan kantong-kantong kemiskinan, kemiskinannya sudah melampaui batas-batas kemanusiaan," kritik Kwik Kian Gie.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya