Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Jokowi geram dana Rp 259 triliun mengendap di daerah

Presiden Jokowi geram dana Rp 259 triliun mengendap di daerah Presiden Jokowi. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengaku sedih sekaligus geram dengan rendahnya serapan anggaran, khususnya anggaran transfer ke daerah. Jokowi sapaan akrabnya menyebut, sekarang ini di pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota masih menyimpan uang Rp 259 triliun, sangat besar sekali.

"Padahal uang itu kalau dibelanjakan akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Belanjakan pada tempat yang tepat. Uang itu ditunggu masyarakat kalau dibelanjakan, uangnya bisa berputar," kata Jokowi di Makassar, Sulawesi Selatan seperti dilansir dari situs Setkab, Kamis (26/11).

Presiden Jokowi bertanya-tanya penyebab rendahnya penyerapan anggaran, sebab uangnya sudah ada malah terlambat membelanjakannya. Biasanya, lanjut Presiden, uang yang susah.

"Apa masalahnya? Takut? Takut apa? Saya tanya, takut? Takut apa? Kalau Bapak/Ibu semuanya tidak mengambil serupiah pun, yang ditakuti apa?" kata Presiden Jokowi dengan nada bertanya.

Presiden memastikan, dia akan membantu semua kepala daerah untuk membelanjakan anggaran itu. "Kalau kebijakan, bisa menunjukkan pada saya dan itu betul, saya akan back-up penuh," tegasnya.

Jokowi mengisahkan, dulu juga dirinya pernah jadi walikota, pernah jadi gubernur, dirinya tidak pernah takut. "Enggak pernah. Karena saya juga enggak, serupiah pun enggak pernah pegang-pegang yang namanya uang," ujarnya. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP