Prancis minat bangun transportasi rel di Indonesia
Merdeka.com - Prancis tertarik mengembangkan kereta di Indonesia. Mengingat, negara di Eropa Barat itu memiliki keahlian dalam membangun transportasi berbasis rel.
Hal tersebut diungkapkan Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil seusai menerima Menteri Muda Urusan Perdagangan Luar Negeri, Promosi Pariwisata dan Warga Prancis di luar Negeri, Matthias Fekl, Jakarta, Kamis (7/4).
"Mereka itu terutama mau investasi di infrastruktur kereta api. Mereka punya kemampuan di infrastruktur kereta api. Saya bilang silakan karena kita akan bangun infrastruktur kereta banyak di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Papua."
Ketertarikan Prancis itu, menurut Sofyan, membuat pemerintah memiliki banyak opsi dalam mengembangakan kereta di Indonesia. Sebab, pemerintah juga menangkap ketertarikan yang sama dari Jepang dan China.
"Mereka punya kapasitas di kereta api. Kami nggak pernah mengarahkan, tetapi akan lihat mana yang paling feasible. Kalau semakin banyak pemain, akan semakin baik persaingan," katanya.
"Juga dari segi pembiayaannya, kami bisa lihat mana pembiayaan yang paling baik dan berkualitas."
Dia menambahkan, Prancis juga berminat membangun kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) di kota besar Indonesia.
"Mereka punya skill dalam bidang itu. Silakan datang ke Indonesia. Pemerintah Indonesia juga sedang menciptakan iklim investasi yang baik. Kami serius menjadikan indonesia sebagai destinasi utama investasi."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya