PR pemerintah Jokowi, 60 persen pengangguran berusia 15-29 tahun
Merdeka.com - Pemerintahan Jokowi-JK punya pekerjaan rumah berat terkait pengangguran di dalam negeri. Masih banyak anak muda yang belum punya pekerjaan alias menganggur.
Manager Program Save The Children Eko Kriswanto menyebutkan, tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 7,4 juta orang dan terbanyak dengan usia muda 15-29 tahun.
"60 persen adalah anak muda usia 15-29 tahun. Usia muda yang pengangguran dari keluarga miskin yang pendidikannya tidak lebih dari SMA. Jadi ketika usia di atas 18 tahun mereka harus bekerja, tapi pendidikan rendah," ujar Eko di gedung Bappenas, Jakarta, Senin (15/6).
Menanggapi itu, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago mengklaim, pemerintah berupaya menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas. Apalagi usia muda produktif masih mendominasi jumlah pengangguran di dalam negeri.
Pihaknya tidak menampik, saat ini pengangguran berusia muda (15-24 tahun) dengan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) ke bawah jumlahnya sangat besar.
"Untuk itu, perlu ada strategi khusus yang harus dipersiapkan agar pengangguran berusia muda dapat memasuki pasar kerja," kata Andrinof.
Indonesia harus memanfaatkan potensi yang ada untuk menekan angka pengangguran. Potensi sumber daya alam, semisal luas laut yang mencapai 5 juta kilometer (km) persegi, harus dimaksimalkan untuk membuka peluang kerja.
"Jika kita maksimalkan pemanfaatannya seperti membangun industri perikanan akan mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi," jelas dia. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya