PPnBM tinggi ponsel mewah agar produsen investasi ke Indonesia
Merdeka.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi terus mematangkan rencana untuk pengenaan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar 20 persen untuk ponsel pintar dengan harga di atas Rp 5 juta. Ini harus diberlakukan agar Indonesia bisa mengurangi ketergantungan impornya.
"Saya terus berbicara dengan Pak Hidayat (Menperin), Indonesia punya 220 juta pelanggan telepon seluler. Industri tak ada, kita terus diserang impor," ucap Lutfi di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (7/4).
Menurut Lutfi, dengan tingginya pajak bea masuk akan membuat industri ponsel mengalihkan produksi mereka ke Indonesia. Lutfi juga tidak mau ambil pusing mengenai risiko meningkatnya penyelundupan.
"Pemberdayaan industri dalam negeri. Kalau ilegal itu kecurangan. Jangan sampai kecurangan mengorbankan industri nasional," tegasnya.
Lutfi berharap dengan diterapkannya kebijakan ini nantinya akan membuat industri ponsel pintar dalam negeri meningkat. "Ini untuk smartphone harganya lebih tinggi dari Rp 5 juta. Memberikan kesempatan industri dalam negeri. Kita terus bicarakan ini," tutupnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya