Popularitas uang elektronik dan keabadian uang tunai
Merdeka.com - Di Singapura, uang tunai tidak banyak digunakan masyarakat saat berbelanja di supermarket. Begitu pula jika menggunakan transportasi publik semacam bus, Mass Rapd Transit (MRT), taksi, hingga kereta, wajib menggunakan uang elektronik. Bentuknya seukuran kartu ATM.
"Kalau berbelanja di supermarket pakainya kartu ATM yang fungsinya bisa debit dan kredit. Nah kalau untuk transaksi di transportasi umum, kartu khusus," ujar Ririn Radiawati, pengamat kebijakan publik jebolan Lee Kuan Yew School of public policy and US saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (11/8).
Ririn menuturkan, transaksi nontunai sudah menjadi budaya bagi masyarakat yang hidup di negara maju seperti Singapura atau negara Eropa lainnya. Diakuinya, kebiasaan masyarakat menggunakan transaksi nontunai tidak bisa dijadikan indikator sebuah negara disebut negara maju.
"Tapi sistem dan kebiasaan transaksi nontunai menunjukkan infrastruktur finansial di negara tersebut sudah sangat baik," jelasnya.
Di Indonesia, secara perlahan penggunaan transaksi uang elektronik atau e-money semakin digandrungi masyarakat. Terlebih mereka yang hidup di kota besar yang secara infrastruktur sistem keuangan sudah sangat mendukung penerapan e-money. Selain kemudahan transaksi, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan dalam penggunaan e-money.
Semakin maraknya penggunaan e-money memunculkan pertanyaan akan eksistensi uang kartal yang dikhawatirkan akan mengalami kepunahan.
Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Eni Panggabean menjawab kegelisahan itu dengan berkaca pada penerapan sistem keuangan di negara maju.
"Di negara-negara maju memang jumlah uang kartal untuk transaksi berkurang, tapi belum bisa dihilangkan," ungkap Eni kepada merdeka.com.
Pertumbuhan ekonomi suatu negara masih memerlukan peran uang tunai atau uang kartal sebagai alat transaksi pembayaran yang sah.
"Meskipun e- money semakin populer, peran uang kartal masih tetap penting karena pertumbuhan ekonomi memerlukan uang untuk transaksi," jelasnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya