Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polandia tertarik investasi di NTB

Polandia tertarik investasi di NTB Kota Mandalika. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah investor asal Polandia mengaku tertarik menanamkan investasinya di Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal tersebut karena NTB dinilai memiliki banyak potensi terutama dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di daerah tersebut.

Penasihat Ketua Dewan Sefako, Polandia Anna Wiosna mengatakan pihaknya ingin menjalin kerja sama di sektor pendidikan, infrastruktur, sumber daya energi, mineral dan listrik atau power plant karena NTB dinilai sangat potensial.

Hanya saja, dia menilai diperlukan sejumlah langkah untuk merealisasikan rencana tersebut. Seperti melakukan studi kelaikan, analisis lingkungan dan pemenuhan dokumen-dokumen lain yang dibutuhkan untuk investasi tersebut.

"Butuh waktu kurang lebih setahun untuk mempersiapkan program ini," kata Anna Wiosna saat bertemu Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Mataram, dikutip dari Antara, Minggu (28/10).

Dia menjelaskan, alasan pihaknya memilih NTB sebagai lokasi untuk berinvetasi. Menurutnya, Provinsi NTB, di samping memiliki keindahan alam yang memesona, juga memiliki wilayah ekonomi khusus, yaitu Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, sehingga kedatangannya ke NTB tersebut untuk meninjau dan memastikan daerah-daerah strategis untuk berinvestasi.

"Kami bisa berinvestasi bidang listrik, mineral, energi atau gas. Tergantung kebutuhan di sini," ungkapnya.

Dalam kesempatan serupa, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengaku, menyambut baik rencana para investor Polandia menjajal kerja sama dengan NTB. Dia menjelaskan, setelah pengiriman mahasiswa asal NTB ke Polandia baru-baru ini, akan ada kerja sama di sejumlah bidang dengan NTB.

Untuk itu, Gubernur berharap para investor dapat berkunjung dan meninjau sejumlah kawasan di NTB yang memuaskan untuk kerja sama.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP