Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PLN tak bayar utang, APR Energy tutup permanen PLTD di Nias

PLN tak bayar utang, APR Energy tutup permanen PLTD di Nias PLN. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pemilik pembangkit listrik tenaga diesel (PTLTD) di Kepulauan Nias, PT American Power Rent (APR) Energy membuat surat terbuka untuk masyarakat Nias. Dalam surat tersebut, perusahaan mengatakan bahwa PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) belum membayar utang pada mereka.

Perusahaan sendiri telah bekerja dan memberi pasokan listrik masyarakat Nias sejak 2013 silam.

Atas kasus ini, perusahaan secara permanen akan menutup PLTD yang berkekuatan total 20 MW.

"Meskipun kami akan pergi, kami ingin melindungi rakyat Nias dan memastikan Anda mendapat listrik," ucap Ketua dan Chief Executive Officer (CEO) APR Energy, John Campion dalam suratnya yang diterima di Jakarta, Kamis (19/5).

Pilihan lainnya, perusahaan akan menawarkan untuk menjual pembangkit tersebut kepada PLN. "Sayangnya, PLN belum menanggapi tawaran ini."

Sebelumnya, Manager Senior Humas PLN, Agung Murdifi angkat bicara menanggapi pernyataan utang ini. Menurutnya, PLN telah mengirim surat kepada APR Energy sebanyak tiga kali, agar segera mengajukan tagihan dan pembiayaan segera dilakukan.

Sedang di Medan, PLN telah melakukan pembayaran sebesar 50 persen dari total tagihan dan sisa pembayaran akan dilakukan setelah audit eksternal selesai.

"Hingga saat ini audit eksternal masih berjalan," kata Agung seperti ditulis Antara, Jakarta, Kamis (19/5).

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP