PLN Prioritaskan Pemulihan Listrik Rumah Sakit dan Lokasi Pengungsi di Sulbar
Merdeka.com - General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid, menyampaikan pihaknya memprioritaskan pemulihan listrik pada sarana publik di Sulawesi Barat usai diguncang gempa tektonik 6,2 magnitudo. Fasilitas layanan publik itu seperti rumah sakit, tempat penampungan pengungsi, dan instalasi air bersih.
"Listrik untuk fasilitas umum yang digunakan untuk penanganan gempa bumi ini tentu akan menjadi prioritas utama, termasuk gedung pemerintahan," ujar Awaluddin seperti dikutip dari Antara di Makassar, Jumat (15/1).
PLN UIW Sulselrabar khususnya UP3 Mamuju terus melakukan pemulihan listrik yang padam akibat gempa bumi mengguncang Sulawesi Barat pada Jumat dini hari, pukul 2.28 WITA.
90.688 Pelanggan Alami Pemadaman dan 48.152 Berhasil Dipulihkan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBerdasarkan data PLN, pelanggan terdampak sebanyak 90.688 pelanggan dari 872 gardu terdampak. Namun hingga saat ini, tim PLN baru berhasil memulihkan listrik 48.152 pelanggan.
"Pada wilayah Mamuju sedang dilakukan inspeksi kerusakan jaringan dan Majene juga dalam masa pengerjaan untuk pemulihan," ujarnya.
Total 123 personil diterjunkan untuk memulihkan kelistrikan terdampak gempa tersebut dan sebanyak 463 Gardu Distribusi berhasil dinormalkan.
Adapun daerah yang masih padam pada wilayah Sulbar yakni Kecamatan Tapalang, Tapalang Barat, Simkep, Mamuju, sebagian Kecamatan Kalukku, Kalumpang, Bonehau, Malunda, Ulumanda Tubo dan Sendana.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya