Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PLN: Potensi air Indonesia bisa hasilkan listrik 75.000 MW

PLN: Potensi air Indonesia bisa hasilkan listrik 75.000 MW

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pihak swasta berkomitmen untuk menambah kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Tanah Air sebesar 6.000 megawatt (MW) dalam sepuluh tahun ke depan. Pembangunan PLTA secara masif sangat mungkin dilakukan melihat potensi yang sangat besar dimiliki Indonesia.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN, Nasri Sebayang mengatakan Indonesia memiliki potensi air yang besar. Berdasarkan pada Hydropower Potential Study, hasil potensi tenaga air di Indonesia menyimpan tenaga listrik 75.000 MW.

"Saat ini kami memiliki PLTA 4.000 megawatt, sehingga diharapkan dalam 10 tahun ke depan sesuai dengan rencana umum penyediaan listrik 2016-2025 kita akan membangun tambahan 6.000 megawatt lagi," ujarnya di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Rabu (25/11).

Sejak tahun 2011 lalu, pemerintah dan PLN telah menyusun 'Masterplan Hydro Power' yang merekomendasikan pengembangan pembangkit tenaga air dengan total kapasitas sebesar 12.900 megawatt di 87 lokasi hingga 2027 mendatang.

Pemanfaatan sumber energi terbarukan melalui pembangunan PLTA akan membantu PLN dalam memenuhi kebutuhan konsumsi energi listrik yang diproyeksikan akan terus meningkat sangat tinggi sekitar 9 persen per tahun.

"Dalam lima tahun ke depan PLN akan membangun 1.500 megawatt PLTA, kita harapkan selesai pada 2019, antara lain PLTA Jati Gede yang juga diharapkan selesai pada tahun 2018-2019," jelas dia.

Selain itu pembangunan PLTA ini juga akan membantu upaya verifikasi energi dan konservasi sumber energi primer, memperbaiki bauran energi dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Usaha mengoptimalisasikan sumber daya air melalui bendungan besar merupakan bagian dari upaya membantu membangun ketenagalistrikan yang bersumber dari energi baru dan terbarukan, alternatif selain BBM.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, potensi sumber energi tenaga air tersebar sebanyak 15.600 megawatt (20,8 persen) di Sumatera, 4.200 megawatt (5,6 persen) di Jawa, Kalimantan 21.600 megawatt (28,8 persen), Sulawesi, 10.200 megawatt (13,6 persen), Bali, NTT, NTB, 620 megawatt (0,8 persen), Maluku, 430 megawatt (0,6 persen) dan Papua, menyimpan potensi tenaga air sebesar 22.350 megawatt atau 29,8 persen dari potensi nasional.

Jika potensi di tiap daerah dapat dikembangkan, maka akan memberikan ketahanan energi dan tidak akan terjadi krisis listrik di daerah.

"Dalam pembangunan bendungan yang akan datang, akan membangun lebih dari 40 PLTA di seluruh Indonesia, kami akan mulai lebih intensif untuk bisa hand in hand dengan Kementerian PUPR," tutupnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP