PLN: Dalam 4 tahun, baru kali ini penjualan listrik naik
Merdeka.com - Pertumbuhan sektor industri terus menunjukkan perbaikan di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang belum pulih. Hal ini terlihat dari semakin tingginya penjualan listrik di golongan industri maupun bisnis, menunjukkan semakin banyak pula industri dan bisnis yang beroperasi.
Kepala Divisi Niaga PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Benny Marbun mengatakan dalam empat tahun terakhir penjualan listrik dari Desember ke Januari tidak alami kenaikan. Namun, kata dia, di Januari 2016, PLN berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan mencapai 7,54 persen.
Pertumbuhan penjualan pada Januari 2016 ini didominasi oleh sektor bisnis yang mengalami peningkatan sebesar 10,47 persen. Golongan tarif bisnis berkontribusi sebesar 17,7 persen dari total penjualan.
"Pada Januari 2016 pertumbuhan penjualan listrik kami mencapai 7,54 persen. Biasanya penjualan Desember ke Januari dalam empat tahun terakhir tidak normal, tetapi khusus 2016 meningkat dan penyebabnya bukan salah data tetapi memang industri kelas besar masih berlanjut untuk konsumsi listriknya," ujarnya di kantornya, Jakarta, Kamis (18/2).
Menurut dia, faktor lain yang mempengaruhi meningkatnya penjualan di golongan ini adalah paket kebijakan ekonomi jilid III pada Oktober 2015 yaitu program promo LWBP (Luar Waktu Beban Puncak) 23.00-08.00. Selain itu, turunnya harga minyak bumi juga jadi berkah untuk penjualan listrik PLN.
"Paket kebijakan ekonomi 3 dan 4 soal penundaan rekening listrik sebesar 40 persen bagi industri daya saing lemah, industri padat karya, dan diskon tarif skala menengah dan besar untuk tambahan pemakaian listrik," pungkas dia. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya