Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PLN: Cadangan listrik Singapura 100 persen, Indonesia cuma 20 persen

PLN: Cadangan listrik Singapura 100 persen, Indonesia cuma 20 persen Tower Listrik. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat konsumsi listrik di Indonesia masih rendah ketimbang negara tetangga.

"Konsumsi kita masih sama dengan India, tetapi dibawah Thailand, Vietnam, Malaysia. Apalagi dengan Hong Kong dan China," ujar Direktur Utama PLN Sofyan Basir di DPR-RI, Jakarta, Kamis (17/9).

Saat ini, kata dia, konsumsi listrik Indonesia dan India hanya sebesar 0,8 megawatt per hour (MWh) per kapita per tahun. Sedangkan, Vietnam telah mencapai 1,3 MWh per kapita per tahun, Thailand 2,3 MWh per kapita per tahun.

Kemudian, China 3,7 MWh per kapita per tahun, Malaysia 4,4 MWh per kapita per tahun, Hong Kong 5,8 MWh per kapita per tahun, Jepang 7,2 MWh per kapita per tahun. Lalu, Singapura 8,1 MWh per kapita per tahun dan Korea Selatan 10,5 MWh per kapita per tahun.

"Singapura punya cadangan listrik hingga 100 persen. Sedangkan cadangan listrik kita hanya 20 persen. Jadi begitu masalah, ada pemadaman," katanya.

Jika ingin setara dengan Singapura, lanjut Sofyan, Indonesia harus menambah kapasitas listrik hingga 500 ribu megawatt. Sementara pemerintahan saat ini baru menargetkan tambahan listrik 35 ribu megawatt hingga 2019.

"Jadi harusnya ada 500 ribu megawatt, kalau Indonesia mau samakan dengan Singapura."

Menurut Sofyan, proyek 35 ribu megawatt bakal meningkatkan rasio elektrifikasi di Tanah Air menjadi 97,4 persen pada 2019. Saat ini, Indonesia mengalami defisit listrik.

"Seperti di Sumatera kurang 9 ribu MW, Kalimantan kurang 2 ribu MW, Papua, Ambon itu kurang. Jadi defisit Indonesia masih sangat besar. Oleh karena itu kami yakini 35 ribu MW menjadi kebutuhan."

Di luar itu, PLN memiliki rencana membangun pembangkit listrik hingga 70 ribu megawatt hingga satu dekade ke depan.

"Itu pemikiran di PLN, kami sudah menghitung. Pemahaman ini semata-mata bukan dari pemerintah. Ini memang rencana PLN dalam 10 tahun ke depan 70 ribu MW."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP