PLN: 22 juta pelanggan listrik subsidi cuma bayar Rp 36.000/bulan
Merdeka.com - General Manager PT PLN (Pesero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Syamsul Huda menyebut, pemerintah masih memberi subsidi listrik pada 22 juta pelanggan dengan daya sebesar 450 volt ampere (VA). Dengan adanya subsidi, rata-rata pelanggan hanya membayar Rp 36.000 per bulan, di mana tarif per KWH sebesar Rp 416.
"Konsumen 450 VA rata-rata menggunakan 86 Kwh per bulan. Tarifnya hanya Rp 416 per Kwh. Jumlah pemakainya 22 juta pelanggan," ujar Syamsul di Kepulauan Seribu, Kamis (22/10) kemarin.
Golongan listrik bersubsidi lainnya adalah yang mempunyai daya 900 VA. Untuk golongan ini, konsumen cuma dibebankan biaya Rp 124 per KWH-nya.
"Untuk 900 VA rata-rata 124 Kwh harganya 585 per Kwh. Pembayarannya rata-rata Rp 73.000 per bulan, lalu jumlah pelanggan 22,3 juta orang," tuturnya.
Murahnya tarif listrik bersubsidi bisa dihitung dari pemakaian beberapa alat elektronik yang digunakan oleh rumah tangga, seperti setrika yang hanya memakan biaya Rp 500 per empat jam.
"1 Kwh sama dengan 1.000 mega watt, setrika daya listriknya 250 watt, selama empat jam berarti 1.000 mega watt, bayarnya hanya Rp 500," tandasnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya