Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PHRI Tak Permasalahkan Pengusaha yang Jual Hotel

PHRI Tak Permasalahkan Pengusaha yang Jual Hotel Ilustrasi hotel. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/dotshock

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 berkepanjangan turut membuat bisnis perhotelan tekena imbas langsung. Akibat tak mampu bertahan, sejumlah pengusaha terpaksa menjual hotel yang dikelolanya di platform jual beli online seperti OLX seharga miliaran rupiah.

Kepala BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sutrisno Iwantono mengatakan, pihaknya tak mau terlalu mencampuri hal tersebut. Menurut dia, pengusaha atau pihak manajemen berhak menjual hotel yang dikelolanya tanpa harus melapor ke PHRI.

"Itu urusan mereka sendiri dan hubungan dengan hotel langsung. Tetapi tidak ada hotel yang mau jual harus lapor ke PHRI. Tentu kita tak wajibkan juga, itu persoalan internal," kata Sutrisno dalam sesi teleconference, Jumat (5/2).

Sutrisno menyatakan, arus kas (cashflow) kegiatan bisnis perhotelan sepanjang masa pandemi Covid-19 ini memang sudah sangat kesulitan. Oleh karenanya dia memaklumi jika sebuah hotel hendak dijual untuk menutupi modal operasi

"Cashflow hotel sudah sangat parah lah. Mau itu dijual, ada yang kesulitan, dekati tutup, itu benar-benar saja. Sebagian memang sudah ada yang arah sana," ujarnya.

Terlebih tingkat okupansi hotel saat ini hanya sekitar 25 persen dari kondisi normal. Menurut Sutrisno, situasi ini dari sisi keuangan sudah tidak sehat. "Tapi kalau ditutup kerugiannya akan lebih parah. Operational cost enggak ketutup kalau hotel ditutup. Kalau buka itu hanya untuk meminimalisir kerugian saja, kalau tutup total akan lebih besar kerugian," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP