Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PHK karyawan, jalan terakhir pengusaha di tengah ekonomi makin sulit

PHK karyawan, jalan terakhir pengusaha di tengah ekonomi makin sulit Pabrik Sharp di Karawang. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika sempat menyentuh level terendah yakni Rp 14.700 per USD. Situasi ini sangat mengkhawatirkan, terutama bagi sektor industri.

Bayang-bayang PHK massal mulai nampak di depan mata. Salah satunya karena Bank Indonesia berkukuh mempertahankan suku bunga atau BI Rate di level 7,5 persen dan ini dianggap tidak mendukung kinerja sektor industri.

Anggota Komisi XI DPR, Misbakhun mengaku, telah mengingatkan BI terkait suku bunga acuan. Namun bank sentral berkukuh mempertahankan suku bunganya di level 7,5 persen hingga September 2015.

Menurut Misbakhun, tingginya suku bunga di tengah anjloknya nilai tukar, mengganggu kinerja sektor industri. Bukan tidak mungkin, imbasnya mengarah pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) lantaran pelaku industri tak mampu bertahan.

"Karena kalau ditahan, dunia usaha akan tercekik, akibatnya melakukan PHK sebagai pilihan sulit akhirnya diambil pengusaha karena dunia usaha juga tidak menguntungkan," kata Misbakhun di Jakarta, Sabtu (26/9).

Ancaman PHK sangat mengkhawatirkan. Politisi Partai Golkar itu menyadari bila perekonomian tidak membaik, pengusaha cenderung memilih melakukan efisiensi karyawan demi menekan biaya produksi.

Terutama industri yang mengandalkan bahan baku dari impor. Di saat rupiah anjlok, beban pembelian bahan baku semakin besar dan otomatis biaya produksi meningkat.

"Ini yang kita khawatirkan bersama, karena sebagian besar komponen industri kita banyak yang melakukan impor, kalau rupiahnya masih murah dan dolar mahal akan membuat industri yang berbahan baku impor kasihan dan biayanya tinggi sekali, tidak laku dijual. Mau nggak mau kurangi jumlah produksinya," terangnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP