Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Peserta Tapera Bakal Mendapat Bunga KPR 5 Persen

Peserta Tapera Bakal Mendapat Bunga KPR 5 Persen Aktifitas Teller Bank BRi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Adi Setianto, menjelaskan peserta program Tapera yang hendak mencicil rumah akan dikenakan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 5 persen. Menurut dia, jumlah tersebut lebih kecil dibanding program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang dikelola BPJamsostek, yakni sekitar 9 persen.

"Karena Tapera ini azasnya gotong royong, kita kelola, diharapkan kita bisa berikan suku bunga yang lebih murah, acuan kita FLPP, which is 5 persen," jelasnya dalam sesi teleconference, Jumat (5/6).

Besaran suku bunga KPR tersebut akan dikenakan kepada seluruh peserta Tapera, baik PNS maupun pekerja swasta yang diberi tenggat hingga 2027 untuk mendaftarkan diri dalam program tersebut.

"Swasta kan belum masuk di kita, tapi kita dapat arahan dari Kemenaker, nanti bagaimana integrasikan ini dengan BPJamsostek. Jangan sampai ini nanti merugikan penabung," ujar dia.

Adi menyampaikan, program Tapera juga dinilai membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) untuk menjangkau sektor keuangan. Sebab, menurutnya, selama ini belum semua MBR tersentuh oleh bank.

"Tidak semua masyarakat segmen MBR ini memiliki akses ke perbankan. Di BP Tapera akses untuk penyediaan rumah mereka bisa lebih mudah lagi. Ini kan value juga buat temen-temen MBR," tukas dia.

Peserta Tapera Bisa Terima Dana Renovasi

bisa terima dana renovasi rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan peserta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang telah memiliki rumah dapat menikmati fasilitas renovasi dan bahkan bisa memperoleh pembiayaan untuk pembangunan rumah jika sudah memiliki tanah sendiri.

BP Tapera sendiri mempersilakan masyarakat untuk mengajukan permohonan yang nanti penyalurannya akan melalui bank atau lembaga pembiayaan non-bank. Tugas BP Tapera hanyalah dari sisi penyediaan likuiditas.

"Ada tiga layanan yang kita berikan kepada yang berhak menerima manfaat dalam hal ini Masyarakat Berpengasilan Rendah (MBR) dengan gaji antara Rp4 juta sampai dengan Rp8 juta," ujar Komisioner BP Tapera, Adi Setianto, seperti dikutip dari Antara dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (5/6).

Adi mengatakan bahwa kalau pekerja MBR itu ada yang sudah memiliki rumah, akan ada fasilitas untuk melakukan renovasi rumah. Sementara, kalau sudah memiliki tanah sendiri, ada fasilitas pinjaman untuk membangun rumah yang disalurkan melalui perbankan atau lembaga keuangan non-bank yang bergerak di pembiayaan.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP