Pesan ke pengusaha dari Richard Branson, pegawai ialah aset berharga
Merdeka.com - Pemilik maskapai Virgin Atlantic yang juga salah satu orang terkaya dunia, Richard Branson, mengungkapkan pekerja adalah kunci kesuksesan suatu bisnis. Menurutnya, kesuksesan ratusan lini usahanya merupakan hasil kerja keras para pegawai.
Dilansir dari CNBC, Sabtu (5/8), Branson mengatakan dasar dari kunci kesuksesan Virgin Atlantic ialah dan selalu saat para pekerja bersatu bekerja bersama. "Untuk sukses dalam berbisnis dan hidup, Anda perlu dekat dan menyatu satu dengan yang lain," ujarnya.
Penghargaan kepada karyawan salah satunya ditunjukkan oleh Branson dengan memberikan mereka bonus dengan total nilai USD 945.000 atau setara Rp 12,5 miliar (USD 1=Rp 13.317). Uang ini saat itu didapat dari kasus yang dimenangkan Virgin Atlantic dari British Airways.
Branson bercerita, bahwa pada suatu waktu British Airways menjalankan bisnis licik terhadap perusahaannya. Di mana, British Airways membentuk sebuah tim untuk meretas sistem informasi Virgin Atlantic.
Usai mendapatkan informasi penumpang Virgin Atlantic, tim British Airways menghubungi para penumpang maskapai dengan berpura-pura sebagai pegawai Virgin Atlantic. Mereka mengatakan bahwa penerbangan Virgin Atlantic dibatalkan dan diminta pindah ke British Airways.
Setelahnya, Branson membawa kasus ini ke pengadilan dan dimenangkan oleh pihaknya. British Airways pun diharuskan membayar denda kerugian sebesar USD 945.000 yang menjadikannya denda terbesar atas kasus pencemaran nama baik sepanjang sejarah Inggris.
"Hal itu kini dikenal dengan panggilan 'bonus natal British Airways'. Kami membagikannya sama rata ke seluruh karyawan," lanjut Branson.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya