Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perusahaan tambang Bakrie catatkan kerugian Rp 6,9 triliun

Perusahaan tambang Bakrie catatkan kerugian Rp 6,9 triliun Batu bara. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Perusahaan tambang milik Keluarga Bakrie, PT Bumi Resources Tbk. telah mengumpulkan laporan keuangan tahun 2012 kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Selama tahun lalu, Bumi telah mencatatkan kerugian USD 705,63 juta atau sekitar Rp Rp 6,9 triliun.

Kerugian tersebut menjadi pukulan telah untuk PT Bumi Resources yang saat ini masih terafiliasi dengan Bumi Plc yang tercatat di bursa Inggris. Tahun lalu, perseroan malah mencatatkan keuntungan sebesar USD 214,97 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun.

Menurut laporan keuangan BUMI, kerugian tersebut salah satunya diakibatkan oleh kerugian transaksi derivatif perseroan yang mencapai USD 344,86 juta atau sekitar Rp 3,36 triliun. Selain itu, kerugian selisih kurs perseroan juga meningkat yaitu menjadi USD 47,9 juta atau Rp 467 miliar. Kedua beban tersebut mengalami kerugian tahun ini setelah tahun lalu mencatatkan keuntungan.

Kerugian tersebut, semakin memperparah kondisi BUMI yang mengalami penurunan pendapatan sebesar 5,6 persen menjadi USD 3,78 miliar atau sekitar Rp 36,86 triliun selama tahun lalu.

Di sisi lain, BUMI juga mencatatkan kenaikan utang perusahaan sebesar 9,8 persen menjadi USD 6,96 miliar atau sekitar Rp 67,87 triliun. (mdk/rin)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP