Perusahaan migas paling rajin nabung uang pesangon karyawan
Merdeka.com - Dana kelolaan atau Aseet Under Management (AUM) Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Mandiri (Mandiri DPLK) terus menanjak sepanjang 2014. Jumlah AUM sampai akhir tahun lalu menembus Rp 3,69 triliun atau tumbuh 1.659 persen.
Direktur Keuangan dan Umum Mandiri DPLK Rudi Rahman mengatakan, tingginya pertumbuhan AUM tidak lepas dari adanya Program Pensiun Untuk Kompensasi Pesangon (PPUKP). Hasilnya, perusahaan oil dan gas paling rajin menabung uang pesangon karyawannya.
"Dana itu dari PPUKP mencapai Rp 3,2 triliun dari total AUM sedangkan Rp 400 miliar dari PPIP (Program Pensiun Iuran Pasti). Dari PPUKP itu perusahaan oil and gas mencapai 94 persen, farmasi 4 persen dan properti 1 perusahaan. Nama perusahaan saya tidak bisa menyebut," ucap Rudi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/1).
Rudi yakin potensi tambahan AUM masih sangat besar tahun ini. Ditargetkan ada tambahan sekitar Rp 1,8 triliun dengan jumlah peserta meningkat menjadi 112.000 orang dari sekarang hanya 39.000 orang.
"Strategi kita akan memperkuat aliansi dengan Bank Mandiri. Strategi Mandiri DPLK mengambil nasabah corporate dan commercial Bank Mandiri. Kamu beraliansi ritel, serta mikro di bank mandiri," katanya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya