Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertumbuhan Kredit 2021 Diprediksi Hanya Capai 4 Persen Jika Vaksinasi Lambat

Pertumbuhan Kredit 2021 Diprediksi Hanya Capai 4 Persen Jika Vaksinasi Lambat OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana mengatakan, pertumbuhan kredit di 2021 berpotensi hanya akan berada di kisaran 4-4,5 persen, apabila program vaksinasi berjalan lambat karena berimplikasi pada lemahnya permintaan.

"Kalau semuanya lambat dan tidak bisa kita mitigasi dampak COVID-19, permintaan belum baik, sektor riil belum pulih kami perkirakan pertumbuhan kredit 4 persen sampai 4,5 persen," kata Heru dalam Launching Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia (RP2I) 2020-2025, Jakarta, Kamis (18/2).

Dalam kondisi perekonomian yang sangat lambat dan tidak bisa memitigasi dampak Covid-19 dengan baik, maka permintaan kredit perbankan juga terhambat. Sebab sektor rill belum mengalami perbaikan sesuai harapan.

Dalam kondisi moderat yang ditandai dengan vaksinasi berjalan dengan efektif dan roda perekonomian mulai berjalan pada semester kedua tahun ini. Serta didukung permintaan kredit mulai tumbuh, penyaluran kredit di tahun 2021 bisa mencapai 7 persen.

Dalam kondisi optimis, dengan indikator perekonomian kembali bergerak lebih cepat. Program vaksinasi bisa selesai dalam waktu 6 bulan, maka pertumbuhan kredit bisa mencapai 9 persen hingga 9,8 persen.

"Kami optimis kredit kita bisa tumbuh sampai 9 persen kalau berjalan dengan baik vaksinasinya dan pandemi terkendali," kata dia.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP