Pertumbuhan ekonomi China dorong IHSG ditutup menguat 13 poin
Merdeka.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 13,99 poin atau 0,07 persen pada level 5.152,09 poin. Indeks LQ45 juga positif 0,41 persen pada 890,90 poin.
Bursa Nikkei ditutup naik 2,07 persen pada level 17.366,30 poin. Hang Seng positif 0,90 persen pada level 23.951,16 poin. Shanghai naik 0,80 persen pada level 3.173,05 poin.
Bursa-bursa di Eropa dibuka positif. FTSE menguat 0,43 persen, DAX naik 0,39 persen, dan CAC positif 0,65 persen. Rupiah terdepresiasi 47 poin pada Rp 12.659 per USD.
Analis saham Ascend, Agus Santoso, mengatakan IHSG bertahan positif setelah sepanjang perdagangan bergerak fluktuatif. Sentimen dari bursa regional di mana ekonomi China tumbuh di atas espektasi mendorong bursa regional menguat termasuk IHSG.
Tercatat sebanyak 5,99 lembar saham ditransaksikan dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,27 triliun dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak Rp 338 miliar. Dalam dua saham yang bertahan positif sekitar tiga saham lainnya mengalami penurunan harga.
Kenaikan IHSG ditopang oleh sektor tambang dan perdagangan yang menguat. Sementara, sektor perkebunan dan keuangan ditutup negatif.
Saham-saham yang menjadi pendorong pergerakan IHSG secara rata-rata tertimbang diantaranya saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) menguat 0,71 persen ditutup pada level Rp 2.900, saham Elang Mahkota Teknologi (EMTK) yang naik 1,57 persen pada harga Rp 8.150, saham Surya Citra Media (SCMA) yang naik 1,49 persen pada harga Rp 3.435, saham Indofood CBP (ICBP) menguat 2,49 persen ditutup pada harga Rp 13.400, dan saham Global Mediacom (BBRI) menguat 2,40 persen ditutup pada level Rp 22.350.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya