Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertemuan pengusaha RI-India, Kemendag catat tercipta potensi perdagangan Rp 27,9 T

Pertemuan pengusaha RI-India, Kemendag catat tercipta potensi perdagangan Rp 27,9 T Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. ©2017 Merdeka.com/Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan potensi kesepakatan perdagangan Indonesia-India mencapai lebih dari USD 2,1 miliar atau setara Rp 27,9 triliun (USD 1=Rp 13.308) usai pertemuan pengusaha kedua negara. Namun, masih terdapat beberapa kendala perdagangan yang membutuhkan penyelesaian.

"Ini masih ada lagi beberapa yang akan ditindaklanjuti baik dari sisi mereka. Mereka juga kita minta untuk langsung bisa berhubungan dengan atase perdagangan di bawah koordinasi duta besar maupun juga langsung dengan kita (pemerintah RI)," kata Menteri Enggartiasto seperti dikutip Antara di New Delhi, India, Kamis (26/1) malam.

Menurut Menteri Enggar, pemerintah Indonesia telah menyelenggarakan Forum Bisnis Indonesia-India pada 22 Januari 2018 dalam memetakan potensi perdagangan yang bisa dilakukan. Forum itu dilakukan sebelum Forum Bisnis ASEAN-India berlangsung.

Lebih dari 30 pengusaha asal Indonesia dan India hadir dalam pertemuan bisnis bilateral itu. Menteri Enggar menyatakan terdapat beberapa pengusaha yang menyampaikan kendala yang masih menghambat peningkatan perdagangan.

"Ada beberapa hal yang disampaikan juga oleh mereka (pengusaha) mengenai kendala-kendala barang masuk ke sini (India) baik itu berupa tarif maupun nontarif," kata Menteri Enggar.

Selain itu, dalam pertemuannya dengan Menteri Perdagangan dan Industri India Suresh Prabu, Menteri Enggar menyampaikan ajakan untuk dapat segera menyelesaikan Kemitraan Perekonomian Komprehensif Kawasan (RCEP) pada 2018. Dia juga menyampaikan hambatan-hambatan dalam meningkatkan perdagangan ASEAN-India.

Menurut Menteri Enggar, ASEAN dan India sepakat untuk mencapai Paper ASEAN-India dalam menghubungkan pengusaha dari kedua negara.

"ASEAN-India Forum Business itu juga direspon cukup positif dan para pengusaha-pengusaha Indonesia hadir kemudian menjajaki atau membahas berbagai hal di dalam rangka kepentingan-kepentingan perdagangan di antara negara-negara ASEAN dengan India dan kita tidak mau ketinggalan," ujar Menteri Enggartiasto.

Selain itu dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Joko Widodo menyampaikan agar India mempertimbangkan kenaikan tarif bea masuk nabati. Presiden juga menyatakan penghargaannya bagi India yang mendukung pembangunan bidang maritim melalui ASEAN mechanism dan EAST Asia Summit (EAS).

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP