Pertanyakan Hal Ini Untuk Kembali Jatuh Cinta pada Pekerjaan Anda
Merdeka.com - Merasa jenuh saat bekerja dan ingin berhenti kerja adalah hal yang biasa dialami oleh semua orang. Meski demikian, hal itu tidak selalu menadi pilihan yang harus diambil.
Seorang dokter dan penulis buku "The Ten Worlds: The New Psychology of Happiness" pun mengajak Anda untuk berpikir ulang mengenai hal itu. Jika Anda merasa jenuh dengan pekerjaan Anda, maka tanyakan hal ini pada diri Anda, apa yang akan saya lakukan tanpa pekerjaan ini?
"Berhenti sebentar, duduklah dan bayangkan bagaimana jadinya hidupmu tanpa pekerjaan itu," kata Lickerman dilansir CNBC Make It.
Dia menjelaskan, mengajukan pertanyaan sederhana ini adalah cara yang efektif untuk mengubah pola pikir Anda. Karena orang biasanya lebih bersyukur untuk hal-hal ketika terancam kehilangan mereka.
Tanyakan hal ini ketika Anda telah melepaskan pekerjaan Anda. Alih-alih menuju ke tempat kerja, Anda akan sendirian di rumah, tergesa-gesa melamar pekerjaan. Saat bepergian dengan teman-teman, Anda mungkin duduk diam, tidak ingin mengobrol tentang pencarian pekerjaan yang tampaknya tak ada habisnya.
Selain itu, tanpa pekerjaan Anda mungkin tidak mampu membayar sewa rumah Anda, melunasi pinjaman mahasiswa, atau memasukkan penghasilan tambahan ke rekening tabungan Anda. Anda mungkin juga merasa tidak punya tujuan, mandek atau bahwa Anda tidak mengembangkan dan mengasah keterampilan baru.
Pertanyaan ini juga dapat mengingatkan Anda apa yang paling Anda sukai dari pekerjaan Anda sehingga Anda dapat memfokuskan energi Anda pada sesuatu yang positif. Anda mungkin memiliki proyek khusus yang tidak dapat Anda kerjakan di tempat lain.
Mungkin, Anda memiliki kesempatan untuk membuat dampak yang unik atau menikmati persahabatan khusus dengan rekan kerja yang Anda akan kehilangan di perusahaan lain.
Yang paling penting, proses ini memaksa Anda untuk memberi diri Anda pemeriksaan rasa syukur, kata Lickerman. Berhubungan dengan rasa syukur dapat membantu Anda menilai kembali prioritas Anda dan lebih memahami apa yang benar-benar Anda inginkan dan butuhkan.
Di bagian depan karir, melatih rasa syukur dapat meningkatkan kesuksesan profesional Anda. Satu studi menemukan bahwa rasa syukur dapat meningkatkan pengambilan keputusan dan meningkatkan tekad.
Badan penelitian lain menemukan bahwa mereka yang mengembangkan sikap syukur lebih optimis, waspada dan cenderung untuk mencapai tujuan pribadi mereka. Rasa penghargaan ini akan membantu mendorong kebahagiaan Anda.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya