Pertamina telusuri kepemilikan obligasi global Petral
Merdeka.com - PT Pertamina tengah menelusuri kepemilikan obligasi global oleh Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Ini sebagai tindak lanjut dari temuan Tim Reformasi Tata Kelola Migas bahwa anak usaha baru saja dibubarkan Pertamina itu memiliki sejumlah surat utang.
"Tapi harus dipastikan lagi untuk detilnya (tenor dan kupon obligasi). Sekarang sedang di-review oleh tim auditor," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, Jakarta, Selasa (19/5).
Pertamina membubarkan Petral berikut dua anak usahanya, Pertamina Energy Services (PES) dan Zambesi Investment Limited (ZIL). Menurut Wianda, pihaknya baru memiliki dua anak usaha beroperasi di Singapura dan Hong Kong tersebut pada November 2013.
"Saya pastikan anak usaha Petral hanya dua yakni PES dan Zambesi. Dan baru November 2013 seluruh saham anak usaha Petral dimiliki oleh Pertamina," tuturnya.
Wianda menegaskan, sejak Januari 2015 seluruh pengadaan impor minyak mentah sudah dilimpahkan pada Integrated Suplay Chain (ISC).
"ISC ini ambil alih semua pengerjaan dan fungsi pengadaan yang ada. Justru kita bisa langsung bernegosiasi dan menambah jumlah suplayer. Kemudian harga yang didapatkan juga lebih kompetitif," tandasnya.
Kini Pertamina tengah melakukan audit investigasi seluruh aset Petral maupun kedua anak perusahaannya Pertamina Energy Service (PES) dan Zambesi Investment Limited (ZIL).Wianda mengatakan pihaknya telah menunjuk dua auditor independen. "Auditor ini yang akan melakukan audit investigasi," ujar Wianda. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya