Pertamina targetkan efisiensi Rp 1,35 T lewat pengadaan minyak baru
Merdeka.com - PT Pertamina mengaku bakal melakukan penghematan dari proses pengadaan minyak melalui Integrated Supply Chain (ISC). Bahkan, penghematan dari proses tersebut ditargetkan mencapai USD 100 juta atau setara Rp 1,35 triliun.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengklaim penataan sistem ISC mampu membuka efisiensi bagi perusahaan. Perubahan pengadaan minyak dan produk minyak oleh ISC tetap menjadi salah satu bagian penting dalam program Pemerintah.
"Kami targetkan efisiensi dari pengadaan minyak dan produk minyak sebesar USD 100 juta," ujar Wianda, di kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (11/3).
Wianda menambahkan nilai efisiensi tersebut diharapkan diraih dari beberapa strategic initiatives. Apalagi melalui bisnis sektor migas negara ke negara, serta maksimalisasi pembelian minyak mentah domestik, efisiensi dalam kegiatan pengadaan minyak mentah, BBM, dan elpiji, pemrosesan minyak mentah di kilang luar negeri, dan sourcing minyak mentah, kondensat, BBM.
Terkait dengan transformasi ISC, kata dia, penataan sistem ISC telah dilakukan bagi Pertamina sebesar USD 208,1 juta atau jauh melampaui target sebesar USD 91,7 juta dari proses pengadaan crude dan produk.
"Tahun ini kami akan terus melanjutkan penataan sistem tersebut sehingga efisiensi dapat terus terwujud," pungkas dia.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya