Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertamina kaji kemungkinan Pelita Air Service melantai di bursa

Pertamina kaji kemungkinan Pelita Air Service melantai di bursa Pesawat di hanggar bandara pondok cabe. ©2013merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) tengah mengkaji kemungkinan anak usahanya untuk melakukan pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) tahun depan. Tujuannya untuk mengembangkan potensi bisnis perusahaan di luar sektor minyak dan gas.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan anak usaha Pertamina tersebut tidak menjalankan core bisnis pengelolaan energi nasional. Sehingga diperkenankan melepas sahamnya ke publik. Perusahaan itu bergerak di bidang maskapai penerbangan yaitu PT Pelita Air Services.

"Induknya tidak. Kita sedang review, ada potensi di mana dia bisa mengelola secara independen, Pelita (Pelita Air Services) di bidang transportation atau shipping," ujar Dwi yang ditemui dalam penutupan perdagangan saham di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/12).

Dwi menuturkan, pelepasan saham agar perusahaan lebih transparan sekaligus menarik minat investasi swasta.

"Itu bisa menjadi review barangkali menjadi sarana transformasi perusahaan lebih transparan, bisa lebih ekuitas meningkat, agar bisa investasi yang lebih cepat," kata dia.

Mantan Dirut Semen Indonesia ini menegaskan, pelepasan saham tidak berlaku untuk induk perusahaan yakni Pertamina. Alasannya jelas, undang-undang mengamanatkan Pertamina tidak melepas sahamnya ke publik.

"Pertamina tidak Karena ada kewajiban dari UU dimana kita memang yang harus menjadi operator pengelola energi untuk masyarakat," tegas dia.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP