Pertamina jawab Ahok: penghilangan Premium di Jakarta sangat mungkin
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana menghapus Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di Jakarta. Bahkan Ahok telah memberikan surat kepada PT Pertamina untuk merealisasikan rencana tersebut.
Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang menilai kebijakan tersebut sangat mungkin dilakukan di Jakarta. Sebab, masyarakat sudah semakin sadar terhadap perbedaan kualitas Premium dibandingkan dengan Pertalite maupun Pertamax. Dengan kesadaran tersebut, peralihan dari premium ke Pertalite maupun Pertamax dinilai relatif lebih mudah.
"Masyarakat juga sudah makin sadar. Tahun lalu kemampuan beli Rp 8.500 itu Premium, sekarang Rp 8.500 beli Pertamax saja masih kembali," kata Ahmad di Komisi VII DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2).
Untuk Jakarta, lanjut Ahmad, Pemerintah Provinsi sudah menyediakan sarana angkutan umum yang ramah lingkungan, seperti TransJakarta yang menggunakan bahan bakar gas. Sehingga ketiadaan Premium di Jakarta relatif tidak menimbulkan persoalan.
"Sebetulnya enggak masalah, apalagi Jakarta sudah menyediakan angkutan umum. Tinggal kewenangan Gubernur, nanti kita tinggal lihat Pak Dirjen Migas menyetujui apa enggak," imbuhnya.
Penghilangan Premium di Jakarta dinilai Ahmad sangat memungkinkan, namun prosesnya harus dilakukan secara bertahap.
"Iya memungkinkan. Mungkin bertahap. Yang pertama mungkin tengah kota dulu. Apalagi selama angkutan umum, mikrolet masih ada. bertahap lah," tuturnya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya