Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertamina Jadi Garda Terdepan Capai Target Nol Emisi, Ini Buktinya

Pertamina Jadi Garda Terdepan Capai Target Nol Emisi, Ini Buktinya Pertamina. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Pertamina dinilai menjadi garda terdepan dalam upaya dekarbonisasi. Ini terlihat dari berbagai peran aktif BUMN tersebut dalam mitigasi karbon, guna mencapai target nol emisi pada 2060.

Koordinator Indonesia Energy Watch (IEW), M Adnan Rarasina mengatakan, Pertamina membuktikan keseriusan upaya dekarbonisasi melalui berbagai langkah strategis.

Termasuk melalui percepatan transisi energi, keterlibatan dalam pengembangan kawasan industri hijau, dan juga partisipasi aktif dalam Business 20 (B20), yang merupakan bagian dari G20 di Bali beberapa waktu lalu.

"Pertamina sangat komit dengan Peta Jalan (Road Map) NZE yang telah diluncurkan. Semua itu bukti mereka sebagai garda terdepan," katanya dalam keterangannya.

Bahkan, lanjutnya, di tingkat global pun keseriusan Pertamina juga diakui dengan meraih peringkat kedua ESG untuk kategori industri minyak dan gas. Semua itu kan fakta.

Adnan melanjutkan, komitmen Pertamina juga ditunjukkan dengan memberikan perhatian penuh pada pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui transformasi ekonomi hijau.

Salah satu dukungan penuh akselerasi transisi energi tersebut, ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam Business 20 (B20) yang merupakan bagian dari G20 di Bali beberapa waktu lalu.

Kembangkan Kawasan Industri Hijau

Pengembangan kawasan industri hijau, juga menjadi salah satu contoh peran serta Pertamina dalam dekarbonisasi, lanjutnya, misalnya, ketika BUMN itu berperan dalam pengembangan green industry cluster di Jababeka.

"Peran serta Pertamina dalam kawasan tersebut, antara lain, melalui pemasangan panel untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap," katanya.

Pengembangan kawasan industri hijau, menurut dia, sangat penting. Untuk Jababeka misalnya, di dalamnya terdapat lebih dari 2.000 perusahaan dari 30 negara.

"Salah satu penyumbang karbon terbesar saat ini memang kalangan industri. Untuk itu, upaya Pertamina dalam mengembangkan kawasan industri hijau, diharapkan kan berpengaruh cukup nyata terhadap dekarbonisasi. Terpenting, upaya tersebut tidak berhenti sampai di sana, namun harus berkelanjutan," katanya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP