Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertamina EP Targetkan Pemulihan CPP Gundih Rampung November 2020

Pertamina EP Targetkan Pemulihan CPP Gundih Rampung November 2020 Pertamina EP Blok Gundih. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pertamina EP Asset 4 terus melakukan upaya percepatan Recovery CPP Gundih, usai terbakar pada April 2020 lalu. Dengan demikian, Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) yang ada di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini bisa kembali dioperasikan guna mendukung tingkat Produksi Migas Nasional.

Cepu Field Manager Afwan Daroni menyatakan bahwa untuk perbaikan area Thermal Oil Heater dikerjakan sesuai S-Curve yang sudah ditetapkan. Selain itu, progress Recovery CPP Gundih secara Overall mencapai 48 persen dan target awal selesai di bulan November 2020.

"Kami terus berupaya agar target S-Curve terpenuhi, sehingga apabila secara teknis ada kendala pemenuhan bisa termonitor dan gap antara realisasi dan target bisa tertutup," kata Afwan melalui keterangan resminya, Sabtu (15/8).

Dia menjelaskan, percepatan proses recovery CPP Gundih oleh Pertamina EP melibatkan pekerja dan mitra kerja di tengah pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan komitmen penuh serta menerapkan standar protokol kesehatan yang tinggi, seperti penggunaan masker setiap saat.

Perseroan juga memastikan pasokan barang yang dibutuhkan untuk pemulihan CPP Gundih memiliki kualitas prima. Perseroan berkoodinasi langsung dengan para fabrikator Hot Oil Heater, salah satu komponen Thermal Oil Heater CPP Gundih, di antaranya CV Alpha Omega.

"Semua proses yang dipersiapkan oleh PT Sahabat Nusantara Teknologi Inovasi (SANTI Group) didukung CV Alpha Omega menjadi fokus perhatian bagi kami agar ketika barang diterima on site, performanya prima dan bisa langsung bisa dioperasikan," kata Asset 4 General Manager, Agus Amperianto.

Sementara itu, perwakilan dari PT. Sahabat Nusantara Teknologi Inovasi (SANTI Group) Abdullah Riza Shahab mengatakan, terkait dengan progress pekerjaan, semuanya masih dalam track. Hingga Rabu (12/8), produksi di Asset 4 mencapai 15.140 barel per hari untuk minyak sementara gas mencapai 147,05 juta kaki kubik standar kubik per hari.

"Rencana akan kami delivery ke Pertamina EP ketika sudah komplit semuanya. Kami akan maksimalkan percepatan pekerjaan agar bisa memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan sehingga progress Recovery CPP Gundih bisa selesai sesuai target," ujar Abdullah.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP