Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertamina EP Genjot Produksi Minyak di 9 Lapangan Dengan EOR

Pertamina EP Genjot Produksi Minyak di 9 Lapangan Dengan EOR Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - PT Pertamina EP fokus menggenjot produksi minyak dari sumur tua di sembilan lapangan minyak dan gas bumi (migas), dengan menggunakan metode Enhanced Oil Recovery (EOR). Dengan metode ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah minyak diekstrak dari ladang minyak mencapai 30-60 persen.

Direktur Pengembangan PT Pertamina EP John H Simamora mengatakan, sumur tua dari sembilan lapangan migas yang dikelola Pertamina EP tersebar di seluruh Indonesia, prioritas pemilihannya berdasarkan jumlah cadangan yang dimiliki yaitu sekitar 300 juta-700 juta Bllion of Stock Tank Barrels (BSTB).

"‎Pemetaaan sudah, rencana kerja sedang kami ajukan, makanya yang kami utamakan yang besar-besar dulu," kata John, di Jakarta, Selasa (12/3).

Sembilan lapangan tersebut adalah Rantau, Sago, dan Ramba di Pertamina EP Aset 1n Jirak dan Limau di Pertamina EP Asset 2, Tambun dan Jatibarang di Pertamina EP Asset 3, serta Sukowati di Pertamina EP Asset 4, dan Tanjung di Pertamina EP Asset 5.

Untuk lapangan Tanjung, Rantau, Sago, Jirak, dan Limau menggunakan kimia yang disuntikan ke sumur migas, sedangkan empat lainnya menggunakan metode karbondioksida (CO2).‎Dia belum merinci ‎investasi yang akan dikeluarkan untuk menjalankan program tersebut. Namun untuk satu lapangan di Tanjung yang menjadi uji coba EOR, membutuhkan USD 4 juta untuk pengadaan kimia surfaktan polimer.

"Field trial untuk chemical EOR polimer di Tanjung sekitar USD 4 juta, termasuk untuk pengadaan 70 ton polimer," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP