Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertamina butuh 2 tahun sebelum hapus Premium

Pertamina butuh 2 tahun sebelum hapus Premium kilang minyak pertamina di cilacap. ©2014 merdeka.com/angga yudha pratomo

Merdeka.com - PT Pertamina mengaku membutuhkan waktu dua tahun untuk memproduksi seluruh kebutuhan Pertamax atau bahan bakar minyak (BBM) RON 92 dalam negeri. Hal ini membuat Pertamina baru siap melaksanakan rekomendasi penghapusan Premium pada sekitar 2017 mendatang.

"Kita tunggu pengumuman yang akan disampaikan pemerintah. Apa saja kebijakan pertamina akan siap," ujar Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto yang ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Selasa (30/12).

Dwi menegaskan waktu dua tahun dibutuhkan Pertamina untuk meningkatkan kinerja kilang milik perseroan dalam memenuhi kebutuhan BBM jenis RON 92 atau Pertamax. Saat ini, kata dia, Pertamina hanya mampu memenuhi 50 persen kebutuhan nasional BBM jenis RON 92 atau Pertamax.

"Kita butuh kira-kira dua tahun. Kalau dari kemampuan kilang sekarang sebelum diupgrade. Kemampuan kita 40 persen sampai 50 persen dari kebutuhan sekarang, program upgrading dan kita harapkan naik 80 persen," kata dia.

Menurut Dwi, kilang milik Pertamina hanya mampu memproduksi BBM jenis RON 92 sebanyak 1.500 barel per hari. Sedangkan, untuk premium atau RON 88, Pertamina mampu memproduksi 5.200 barel per hari.

"Kalau sekarang kira-kira untuk RON 92 sekitar 1.500 sedangkan premium 5.200 barel per hari. Itu posisi kemampuan sekarang. Dengan rencana upgrading akan kita sesuaikan kepada kebutuhan masyarakat," pungkas dia.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) bakal meningkatkan kapasitas lima kilang minyak di Tanah Air. Untuk itu, Perusahaan energi pelat merah tersebut menggandeng tiga perusahaan minyak dan gas bumi asing.

Yaitu Saudi Aramco, JX Nippon Oil & Energy Corporation dan China Petroleum & Chemical Corporation (Sinopec).

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP