Pertamina buka peluang kerja sama dengan Petronas
Merdeka.com - Komisaris Utama PT Pertamina, Tanri Abeng memberi sinyal kerja sama antara Pertamina dengan Petronas. Menurutnya, kedua perusahaan migas ini mempunyai kepentingan yang sama sehingga bisa berkolaborasi.
"Pertamina dan Petronas sama-sama mempunyai kepentingan di luar negaranya masing-masing. Kita bisa bersinergi. Lebih banyak di hulu saya kira, juga bisa Malaysia masuk di hilir, tapi hulu kita bisa sama-sama karena mereka sudah lebih maju," ucapnya ditemui dalam acara forum kepemimpinan Executive Center for Global Leadership (ECGL) di Jakarta pada Rabu (4/7).
Kerja sama kedua perusahaan ini menurutnya harus diawali oleh pemerintah kedua negara. Politisi Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim dinilai menjadi tokoh yang tepat untuk melakukan ini.
"Beliau akan menjadi pemimpin Malaysia. Dia memahami kultur ekonomi, kepemimpinan, bahkan politik Indonesia. Jadi saya kira itu akan efektif ketimbang yang lainnya," tegasnya.
Disinggung soal polemik PGN yang berencana menggugat Petronas, Tanri percaya kasus ini tidak akan mengganggu rencana kerja sama. "Kita lihat secara objektif, sebenarnya apa perlu misalnya? Tapi itu saya belun pelajari. Sebenarnya kalau tidak perlu kenapa kita mesti melakukan gugat menggugat?" ucapnya.
"Tidak (mengganggu). Makanya, kita mau tak mau harus mempelajrinya, saya juga belum tahu. Ada tiga logika yang kita harus masukkan, logika hukum, logika bisnis, dan logika budaya persahabatan," pungkasnya.
Informasi saja, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) berencana menggugat arbitrase Petronas Carigali Muriah Limited atas berkurangnya pasokan gas dari Lapangan Kepodang. Gugatan ini dilakukan karena hingga kini perusahaan asal Malaysia itu belum memenuhi kewajiban tentang kekurangan pasokan yang terjadi sejak 2016 lalu.
Reporter: Tommy Kurnia
Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya