Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertamina bakal putus hubungan usaha SPBU lakukan kecurangan

Pertamina bakal putus hubungan usaha SPBU lakukan kecurangan Antre mengisi BBM premium. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - PT Pertamina menanggapi banyaknya isu kecurangan yang dikeluhkan masyarakat. Pertamina pun mengajak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Kementerian Perdagangan untuk mengecek takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU COCO 31.102.02 Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang mengaku Pertamina menjamin kualitas pelayanan yang diberikan ke masyarakat. Sehingga, setiap kritik dan keluhan dari berbagai pihak akan ditampung dan akan ditindaklanjuti oleh Pertamina guna meningkatkan pelayanan.

"Langkah kami untuk menindaklanjuti hal ini, kami akan mengajak YLKI dan Kementerian Perdagangan untuk melakukan cek langsung untuk mengecek SPBU yang dikeluhkan masyarakat," ujar Ahmad, Rabu (17/2).

Pertamina bakal menindak tegas SPBU yang melakukan kecurangan. Jika ditemukan kecurangan, maka Pertamina akan memberikan sanksi, mulai dari penurunan level, skorsing, hingga pemutusan hubungan usaha (PHU) kepada SPBU tersebut.

"Kami memberikan sanksi tersebut secara bertahap. Kedepannya nanti SPBU yang non pasti pas akan kami tutup," kata dia.

Sebelumnya, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Kementerian Perdagangan melalui Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga melakukan pengawasan secara merata, baik SPBU yang dikelola Pertamina maupun yang dikelola oleh perusahaan asing seperti Shell dan Total.

Menurut pengawasan yang dilakukan beberapa kali oleh Direktorat Metrologi terhadap SPBU-SPBU yang tersebar di Indonesia, diperoleh kesimpulan bahwa SPBU yang dikelola operator asing relatif lebih tertib. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP