Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertama kali digelar, Forum Infrastruktur India-Indonesia tawarkan proyek stategis RI

Pertama kali digelar, Forum Infrastruktur India-Indonesia tawarkan proyek stategis RI Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana. ©Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana

Merdeka.com - Forum Infrastruktur India-Indonesia (IIIF) yang digelar untuk pertama kalinya menawarkan sejumlah proyek strategis di RI. Acara ini diharapkan dapat mendorong peluang investasi pembangunan infrastruktur dari investor India ke Indonesia.

Forum yang digelar di Jakarta itu diselenggarakan atas kerja sama Kedutaan Besar India bersama Kementerian Koordinator Kemaritiman.

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan sejumlah proyek yang diminati antara lain kelistrikan, jalan, bandara, tenaga air, pelabuhan, industri farmasi hingga teknologi informasi.

"Kita belum tahu (nilai investasinya). Kalau bicara mengenai berapa jumlahnya nanti lihat proyeknya. Tapi mereka sudah cukup besar investasi di Indonesia," tuturnya seperti dikutip dari Antara, Senin (19/3).

Sekitar 30 delegasi tingkat tinggi ditambah dengan CEO-CEO India dari sektor infrastruktur seperti pelabuhan, tenaga listrik, pelabuhan udara, manajemen sumber daya air, manajemen sistem perumahsakitan dan pelayanan kesehatan, industri 4.0 dan IT India hadir dalam forum tersebut.

Perusahaan-perusahaan India itu di antaranya GMR, GVK, Adani, Larsen dan Toubro, Tata Power, TCS, Tech Hahindra, Adani, lax Hospitals, Narayana Health, WAPCOS, EXIM Bank, Jet Airways dan IOCL.

Ada pun lebih dari 80 perusahaan mitra industri dari Indonesia yang bergerak di bidang infrastruktur termasuk Pertamina, Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Pelindo, Jasa Marga juga hadir. Selain itu, hadir pula perwakilan BKPM, Kementerian BUMN dan Kementerian Kesehatan akan berpartisipasi di forum ini.

Duta Besar Pradeep K Rawat menggarisbawahi meningkatnya pertumbuhan ekonomi India dan kisah sukses investasi India di luar negeri.

"India dan Indonesia wajar jika melakukan sinergi yang lebih besar di sektor perindustrian terutama pada sektor infrastruktur," katanya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP