Pertalite mulai dijual, Pertamina diminta tak kurangi jatah Premium
Merdeka.com - Mulai hari ini, Jumat (24/7), PT Pertamina (Persero) resmi meluncurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru, Pertalite. Bahan bakar ini mengandung RON90 alias di atas Premium yang mengandung RON88.
Seiring dengan penjualan perdana Pertalite, pemerintah menitipkan pesan pada Pertamina. Perseroan diminta tidak menghapus BBM jenis Premiun.
Pernyataan ini disampaikan Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja saat peluncuran uji pasar Pertalite di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (24/7).
"Pesan kami ke Pertamina, ini produk lebih bersih tapi jangan kurangi kuota premium," tegasnya.
Dia menegaskan, kualitas Petralite dengan RON90 sudah lolos uji laboratorium. Penggunaan Pertalite diyakini bisa mengurangi tingginya pencemaran udara yang selama ini dihasilkan kendaraan bermotor.
"Produk ini izinnya sudah dikeluarkan. Uji lab di Lemigas, perguruan tinggi terkenal sudah. Tujuannya memberikan quality assurance untuk kualitas dan keamanan yang kami syaratkan," jelasnya.
Sebelumnya, Pertalite akan hadir di 103 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di tiga kota yakni Bandung, Jakarta, dan Surabaya.
Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, untuk harga promosi, Pertalite akan dibanderol dengan harga Rp 8.400 per liter.
"Harga promo Rp 8.400. Sampai kapan belum tahu. Inikan komersial, dan bukan barang bersubsidi," ujarnya di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (24/7). (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya