Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Permintaan rumah untuk kelas menengah bawah masih tinggi

Permintaan rumah untuk kelas menengah bawah masih tinggi Pembangun rumah KPR. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - ‎PT Bank Tabungan Negara Persero mencatat, dalam sehari melakukan proses akad kredit pemilikan rumah (KPR) 1.000 unit. Ini baru calon kreditur di Kantor Cabang Tangerang, Banten.

Direktur Mortgage Bank BTN Masyur S Nasution menuturkan, tingginya proses akad kredit jadi indikator besarnya permintaan rumah.

"Permintaan rumah masih sangat tinggi untuk kelas menengah bawah. Ini peluang bisnis dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. Harus direspon karena potensinya ada," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Selasa (29/9).

Tingginya permintaan rumah di wilayah Tangerang diperkirakan juga terjadi di wilayah lain. Karena itu Masyur menginstruksikan seluruh kantor cabang BTN menangkap peluang di wilayah masing-masing.

"Kantor cabang lain yang memiliki potensi‎ lebih, mestinya dapat melakukannya dengan jumlah yang lebih besar," ungkapnya.

Banyaknya inovasi produk KPR diyakini mampu mendorong pertumbuhan kredit hingga penghujung 2015. Selain itu pihaknya juga membangun pengembang muda dengan memberikan pelatihan khusus.

Melalui berbagai aksi korporasi dan peningkatan kualitas infrastruktur bisnis, Bank BTN yakin dapat memberikan pembiayaan program sejuta rumah.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP