Permintaan melonjak, elpiji 3 kilogram di kediri malah langka
Merdeka.com - Elpiji 3 kilogram di Kabupaten Kediri, Jawa Timur mengalami kelangkaan menyusul kenaikan harga elpiji 12 kilogram terhitung mulai 1 januari 2015 lalu. Para konsumen ramai-ramai beralih menggunakan elpiji bantuan pemerintah karena harganya relatif stabil.
Sementara itu kelangkaan elpiji 3 kilogram ini sendiri terjadi akibat pengurangan jatah yang diterima oleh pihak pangkalan dari agen resmi hingga 50 persen. Endik, salah satu pemilik pangkalan elpiji di wilayah Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri mengaku pembelian elpiji 3 kilogram melonjak setelah kenaikan harga elpiji 12 kilogram yang ditetapkan pemerintah.
"Banyak permintaan sementara pasokan yang diterima dari agen justru dikurangi hingga setengah dari kebutuhan," terang Andik, Kamis (15/1).
Di pangkalan elpiji ini biasanya menerima pasokan dari agen setiap hari antara 100 hingga 200 tabung. Tetapi semenjak kenaikan harga elpiji 12 kilogram jatah tersebut dikurangi hingga setengahnya saja yakni hanya 100 tabung per hari. Jumlah tersebut tidak mencukupi kebutuhan elpiji 3 kilogram untuk 35 kios yang selama ini dilayaninya.
Sekedar diketahui harga elpiji 12 kilogram naik dari harga semula Rp 120.000 menjadi Rp 140.000. Kenaikan ini disebabkan oleh pencabutan subsidi dari pemerintah. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya