Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perluas pasar bahan baku, Bizzi akuisisi start-up Alpha

Perluas pasar bahan baku, Bizzi akuisisi start-up Alpha Ilustrasi e-commerce. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Perusahaan penyedia e-procurement dan e-commerce B2B, Bizzy.co.id mengakuisisi perusahaan startup Alpha. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat penetrasi Bizzy.co.id di bisnis pasokan bahan baku (direct material), sparepart, dan jasa.

Sebelumnya, perusahaan ini bergerak sebagai pemasok indirect material seperti hardware, software, elektronik, dan supplies secara online.

Roderick Purwana dari SMDV, yang merupakan perwakilan dari investor Bizzy.co.id mengatakan, akuisisi Alpha dapat membantu Bizzy.co.id untuk merambah pangsa pasar yang lebih luas dengan potensi peluang bisnis 10 kali lipat lebih besar di pasokan bahan baku, sparepart, dan jasa jika dibandingkan dengan bisnis sebelumnya yang hanya berfokus di indirect material.

"SMDV, Maloekoe Venture, dan Ardent Capital sebagai investor Bizzy.co.id percaya bahwa B2B e-procurement yang komplit (direct dan indirect material) akan segera menjadi the next big thing di Indonesia setelah e-Commerce dan Fintech," jelas Roderick dalam keterangannya yang diterima merdeka.com di Jakarta, Rabu (10/5).

Startup Alpha sendiri merupakan platform B2B marketplace untuk bahan baku, sparepart, dan jasa. Startup ini memiliki tim yang sangat berpengalaman di jaringan bisnis direct material.

Melalui akuisisi ini, teknologi platform B2B Bizzy, khususnya untuk e-katalog, akan segera hadir dengan pilihan yang lebih komprehensif. Misalnya, untuk pembelian bahan baku (seperti pupuk, pakan ternak dan lainnya), sparepart (seperti suku cadang mesin produksi, mesin pesawat, dan lainnya), dan jasa (seperti jasa reparasi AC, jasa cleaning, dan lainnya). Juga termasuk indirect material (seperti ATK, komputer, dan lainnya).

"Sekarang saatnya korporasi (B2B) di Indonesia mempersingkat rantai pasokan, memangkas biaya, dan meningkatkan produktifitas melalui teknologi. Kami yakin keunggulan inovasi Bizzy beserta kemampuan tim manajeman yang baru akan mampu menyajikan solusi B2B terbaik di pasar," tambah Adrien Gheur dari Maloekoe Venture.

Saat ini Maloekoe Venture mengelola dana ventura dari grup usaha Austindo Nusantara Jaya (ANJ), Ciputra, Gunung Sewu Kencana (GSK), dan Lautan Luas.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP