Perjalanan Karir Destiawan Soewardjono, Dirut Waskita Karya Terbelit Kasus Korupsi
Merdeka.com - Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero), Destiawan Soewardjono sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penggunaan fasilitas pembiayaan dari beberapa bank yang dilakukan oleh PT Waskita Karya dan PT Waskita Beton Precast.
Berstatus sebagai tersangka, karir Destiawan sebenarnya cukup cemerlang. Mengutip dari Liputan6.com Destiawan merupakan alumni Universitas Brawijaya, Malang, sarjana jurusan Teknik Sipil tahun 1987. Hingga menempuh pendidikan Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 2008.
Di tahun 1988, Destiawan mulai bergabung di Waskita Karya. Destiawan telah menjalankan berbagai posisi strategis seperti Manajer Proyek PLTGU Borang pada tahun 2004. Setelah itu, Destiawan didapuk menjadi Manajer Proyek Jembatan Surabaya - Madura tahun 2004 hingga 2007.
Karir Destiawan makin moncer setelah diangkat sebagai General Manager Departemen Luar Negeri PT Wijaya Karya (Persero) tahun 2012-2013.
Tahun 2013-2020 ia diangkat menjadi Direktur Operasional III PT Wijaya Karya (Persero). Selanjutnya menjadi Komisari Utama PT Wijaya Karya Bangun Gedung Tbk pada tahun 2014-2020.
Hingga akhirnya, Destiawan diangkat sebagai Direktur Utama PT Waskita Karya berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2019 pada 5 Juni 2020.
Banyak Dapat Apresiasi
Destiawan juga mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak terkait kontribusinya dalam menyukseskan agenda G20 atau group G20 yang merupakan forum kerja sama multilateral yang beranggotakan 19 negara dan Uni Eropa.
Tak hanya itu, peran Destiawan dalam pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo juga sangat signifikan. Waskita merupakan salah satu Main Kontraktor dalam pembangunan Masjid yang diresmikan Presiden Joko Widodo (11/11/2022).
Masjid tersebut merupakan replika atau tiruan yang menyerupai Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi UEA. Pembangunan masjid dirancang mirip aslinya. Masjid tersebut merupakan hibah atau hadiah MBZ untuk Presiden Jokowi sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya